Breaking News
light_mode
Top Tags

Sultra Terkini

Maaf, saat ini belum tersedia post untuk ditampilkan.

« kembali ke Beranda atau silahkan gunakan kolom pencarian dibawah ini.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sistem Perkawinan Adat Tolaki-Mekongga: Dari Merapu hingga Mowindahako

    Sistem Perkawinan Adat Tolaki-Mekongga: Dari Merapu hingga Mowindahako

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 26
    • 0Komentar

    KOLAKA, BAWOSULTRA.COM — Dalam adat istiadat Suku Tolaki-Mekongga, perkawinan bukan sekadar mengikat dua insan dalam ikatan lahir dan batin. Lebih dari itu, perkawinan adalah momen sakral yang menyatukan dua keluarga besar, mempererat tali kekerabatan, dan menjaga martabat sosial di tengah masyarakat. Meluruskan Makna “Merapu” (Catatan Penting) Beberapa literatur selama ini menyebut perkawinan adat Tolaki dengan istilah Merapu atau Perapu’a yang diklaim […]

  • Silsilah Raja-Raja Mekongga: Dari Legenda Larumbalangi hingga Era Modern

    Silsilah Raja-Raja Mekongga: Dari Legenda Larumbalangi hingga Era Modern

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 42
    • 0Komentar

    KOLAKA | BAWOSULTURA.COM — Di balik megahnya Istana Komali dan sakralnya makam Sangia NiBandera, tersimpan sebuah garis keturunan panjang yang menghubungkan masa lalu dengan masa kini. Kerajaan Mekongga, yang berdiri sejak abad ke-12, telah dipimpin oleh puluhan raja bergelar Mokole dan Bokeo pemimpin yang tidak hanya mengatur pemerintahan, tetapi juga menjadi penjaga keseimbangan spiritual dan budaya masyarakat Tolaki […]

  • Mengenal Sangia NiBandera, Raja Islam Pertama Tolaki-Mekongga

    Mengenal Sangia NiBandera, Raja Islam Pertama Tolaki-Mekongga

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 26
    • 0Komentar

    KOLAKA | BAWOSULTRA.COM — Di balik rimbunnya pepohonan tua di Desa Tikonu, Kecamatan Wundulako, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, tersimpan sejarah besar tentang peradaban dan penyebaran Islam di tanah Mekongga. Sosok Sangia NiBandera, atau yang akrab dikenal dengan gelar Bokeo Ladumaa, hingga saat ini masih hidup dalam ingatan kolektif masyarakat sebagai raja agung sekaligus pelopor syiar Islam. Menyandang status […]

  • Struktur Pemerintahan dan Gelar Adat Tolaki-Mekongga: Dari Anggalo ke Bokeo

    Struktur Pemerintahan dan Gelar Adat Tolaki-Mekongga: Dari Anggalo ke Bokeo

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 26
    • 0Komentar

    KOLAKA | BAWOSULTRA.COM — Sebuah kerajaan tidak akan kokoh tanpa sistem pemerintahan yang terstruktur. Demikian pula dengan Kerajaan Mekongga, yang sejak berdiri pada abad ke-12 telah mengembangkan tatanan birokrasi adat yang kompleks dari tingkat rumah tangga terkecil hingga istana raja. BAWO SULTRA dalam artkel ini tidak mencantumkan istilah “Pabitara” dalam hirarki jabatan pemerintahan Kerajaan Mekongga dan lebih menekankan […]

  • Mengupas Ritual Kematian Suku Tolaki-Mekongga dari Zaman Pra-Islam Hingga Kini

    Mengupas Ritual Kematian Suku Tolaki-Mekongga dari Zaman Pra-Islam Hingga Kini

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 23
    • 0Komentar

    KOLAKA | BAWOSULTRA.COM — Kematian adalah satu kepastian yang tidak bisa ditolak oleh siapapun. Bagi Suku Tolaki-Mekongga di Sulawesi Tenggara, kematian bukan sekadar peristiwa hilangnya nyawa, tetapi momentum sakral yang sarat dengan ritual, filosofi, dan penghormatan kepada leluhur. Dari zaman pra-Islam yang menggunakan peti mati kuno bernama Soronga (dialek Konawe) atau Duni (dialek Mekongga) yang diletakkan di dalam gua-gua tinggi, hingga era […]

  • Kalo Sara: Simbol Norma Adat, “Hukum Tertinggi” Suku Tolaki

    Kalo Sara: Simbol Norma Adat, “Hukum Tertinggi” Suku Tolaki

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    KOLAKA | BAWOSULTRA.COM — Di tengah tegaknya gedung-gedung pengadilan negeri dan hiruk-pikuk hukum positif modern, masyarakat Suku Tolaki di Sulawesi Tenggara masih memegang teguh sebuah “kitab hukum” yang tidak terbuat dari kertas, melainkan dari norma adat yang sisebut Sara, tidak tercatat tetapi tertanam dalam ingatan kolektif yang dilestarikan secara turun-temurun sejak ratusan tahun, tertuang dalam simbol sakral lilitan […]

expand_less